-->

Tempat Wisata Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang

- 3/11/2017

Tempat Wisata Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang

 
Tempat Wisata Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang, Tempat Wisata Terindah - Berwisata menikmati sebuah bangunan peribadatan umat Budha bisa Kamu jumpai bila sedang berada di Semarang. Andai kamu akan berkendara menuju arah Ungaran selama 45 menit, Kamu bisa yang dengannya gampang hingga di sebuah vihara yng berdiri di depan Markas Kodam IV Diponegoro. Selain itu bila Kamu masih terasa asing di sini, maka Kamu bisa menanyakannya pada warga sekitar jalan menuju Watugong. Di atas lahan seluas 2,25 hektar berdirilah sebuah Vihara yng berbentuk semisal gong, hal ini dia yng menjadi karena Vihara dinamakan Vihara Buddhagaya Watugong. Vihara ini sudah dibangun di tahun 1955 yang dengannya dua bangunan utamanya yakni Pagoda Avalokitesvara serta Vihara Dhammasala. Meskipun vihara ini dipakai menjdai tempat ibadah umat Agama Budha, akan tetapi andaikan ada pengunjung yng ingin melihat vihara ini diperbolehkan. Banyaknya pengunjung lantaran memanglah di dalam vihara ini tidak sedikit ditemui macam-macam ornamen yng Amat unik yng bernuansakan Agama Budha.
Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang

Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang


Apa saja yng ada di Vihara Buddhagaya Watugong


1. Monumen Watugong
2. Patung Dewi Kwan Im berukuran 5,1 meter di dalam Pagoda Avalokitesvara.
3. Pohon Bodhi (Ficus Religiosa) yng ditanam oleh Bhante Naradha Mahathera di tahun 1955 di halaman Vihara Buddhagaya Watugong.
4. Patung Buddha yng berdiri di pelataran vihara tepatnya di bawah pohon Bodhi
Kamu akan melihat patung Buddha tidur berwarna coklat mengenakan pakaian serta tubuh yang dengannya warna senada yakni emas
5. Kolam teratai yng ada di sekitar pagoda menambah cantik tempat peribadatan ini.
6. Pagoda Avalokitesvara ataupun Pagoda Metakaruna
Pagoda ini berguna pagoda cinta serta beri sayang. Pagoda yng sengaja dibangun ini bermaksud bagi atau bisa juga dikatakan untuk menghormati dewi beri sayang yakni Dewi Kwan Sie Im Po Sat. Warna merah serta kuning melapisi pagoda yng sudah sukses mencapai maupun meraih penobatan menjdai pagoda tertinggi di Indonesia pada tahun 2006 oleh MURI. Kenapa menjadi pagoda tertinggi? Ya lantaran satu-satunya pagoda di Indonesia yng mencapai tinggi 45 meter yang dengannya 7 tingkatan yng mempunyai makna kesucian yng akan dicapai oleh pertapa sesudah mencapai tingkat ke tujuh. Di pagoda ini Kamu bisa melihat 30 buah patung menghiasi pagoda ini, selain itu ada hal yng jauh lebih menarik era kita melihat ke puncak pagoda, lantaran di puncak itu nampak sebuah patuh Amitabha yng adalah guru besar dari para dewa serta kita-kita. Berada di tempat yng percis yang dengannya patung Amitabha, Kamu akan melihat juga stupa yng berfungsi bagi atau bisa juga dikatakan untuk menyimpan mutiara bunda. Era Kamu memasukki pagoda yng cukup besar yang dengannya ukuran 15 x 15 meter membentuk segi delapan ini berdiri sebuah patung yng menggambarkan sosok Panglima We Do di sisi patung Dewi Kwan Im.
Era Kamu menginjakkan kaki di tingkat kedua hingga keenam dikelilingi patung Dewi Kwan Im yng diletakkan mengikuti arah mata angin yang dengannya makna yng tersirat yakni agar dewi bisa memancarkan welas asih ke empat penjuru. Ada hal unik yng Perlu Kamu lakukan, hal ini boleh Kamu lakukan bagi atau bisa juga dikatakan untuk mengetahui nasib Kamu yang dengannya cara yng Amat gampang yakni menggoyangkan bambu yng sudah diberikan tanda agar satu dari sekian banyaknya bambunya jatuh, nah lantaran Kamu mungkin masih resah yang dengannya apa maksud ramalan itu, maka petugas di sini bersedia membantu Kamu menerjemahkan ramalan itu bagi atau bisa juga dikatakan untuk Kamu. Namun terkadang andai ada yng menggoyangkan bambunya akan tetapi tidak satu pun bambu jatuh, tidak sedikit yng berpendapat bahwasanya hari itu bukan hari yng tepat bagi atau bisa juga dikatakan untuk meramal nasib.
7. Vihara Buddhagaya
Vihara ini adalah tempat ibadah umat Budha yng dikelilingi yang dengannya pagar yng menggambarkan cerita Paticca Samuppada, yakni suatu proses perihal ke hidup-an kita-kita sejak dari lahir hingga yang dengannya ajal menjemput. Vihara dua lantai ini mempunyai aula serba guna di lantai satu serta panggung di depan. Nah di lantai kedua ini lah adalah tempat ibadah umat Budha. Di dalam vihara ini Kamu Amat takjub melihat patung Budha berukuran besar yang dengannya warna emasnya. Ada satu ritual khusus yng Perlu di lakukan menjdai syarat masuknya vihara ini yang dengannya melakukan penginjakkan kaki di relief ayam, ular, serta babi di pintu masuk Vihara yang dengannya harapan orang yang telah di sebutkan meninggalkan sifat-sifat tidak baik agar bisa masuk ke nirwana. Relief-relief itu memiliki kandungan makna dimana relief ayam lambang dari keserakahan, ular lambang dari kebencian, serta babi lambang dari kemalasan. Ada yng tahu? Dalam pembuatan vihara ini, material yng dibutuhkan selama pembuatan diimpor langsung dari China loh. Vihara ini di bawah naungan Sangha Therevada dimana adalah suatu organisasi kebhiksuan yang dengannya menjadikan Kitab Suci Tipitaka Pali menjdai pedoman hidup. Bagi Kamu yng ingin menginap, maka Kamu bisa menginap di penginapan yng tersedia di depan Vihara.


Berita Seputar Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang


1. Uniknya Vihara ini tak membanderol tarif masuk, lantaran pihak pengelola Vihara bermaksud agar para pengunjung bisa membayar seikhlasnya saja.
2. Jam buka Vihara Buddhagaya merupakan 07.00-21.00 WIB.
3. Pengunjung diwajibkan bagi atau bisa juga dikatakan untuk memakai baju tertutup serta berbicara yang dengannya sopan.
Baca :
Tempat Wisata Pantai Maron di Semarang
12 Tempat Wisata Pilihan di Kota Semarang

Source Articles & Image : tempatwisatadaerah.blogspot.co.id

Seputar Tempat Wisata Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang

Advertisement
 

Cari Artikel Selain Tempat Wisata Vihara Buddhagaya Watugong di Semarang